Sembilan Tipe Kepribadian Manusia
Kesembilan tipe kepribadian tersebut adalah :
Tipe 1 perfeksionis
Orang dengan tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan
benar, memperbaiki diri sendiri dan orang lain dan menghindari marah.
Tipe 2 penolong
Tipe kedua dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai,
mengekspresikan perasaan positif pada orang lain, dan menghindari kesan
membutuhkan.
Tipe 3 pengejar prestasi
Para pengejar prestasi termotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang
yang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.
Tipe 4 romantis
Orang tipe romantis termotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan
diri sendiri serta dipahami orang lain, menemukan makna hidup, dan
menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.
Tipe 5 pengamat
Orang tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala
sesuatu dan alam semesta, merasa cukup dengan diri sendiri dan menjaga
jarak, serta menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.
Tipe 6 pencemas
Orang tipe 6 termotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan,
merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.
Tipe 7 petualang
Tipe 7 termotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia serta
merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih pada dunia, dan
terhindar dari derita dan dukacita.
Tipe 8 pejuang
Tipe pejuang termotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri
sendiri, kuat, memberi pengaruh pada dunia, dan terhindar dari kesan
lemah.
Tipe 9 pendamai
Para pendamai dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain dan menghindari konflik.
SUMBER : https://popsy.wordpress.com/2007/06/16/mengenal-9-tipe-kepribadian-manusia-dengan-lebih-asyik/
Senin, 01 Juni 2015
Ilmu Psikologi Membaca Karakter Seseorang
Cara Membaca sifat Seseorang Dari bentuk Wajahnya Dengan Ilmu Fisiognomi
FISIOGNOMI adalah ilmu firasat wajah atau ilmu membaca karakter seseorang lewat wajah. Dalam ilmu fisiognomi Wajah dipakai sebagai pedoman di fisiognomi karena wajah merupakan organ tubuh yang biasanya tidak tertutup. Selain itu untuk melihat wajah seseorang, kita tidak perlu meminta izin kepada yang bersangkutan. Secara sederhana wajah bisa dilihat dari foto atau berhadapan secara langsung.
Penguasaan ilmu fisiognomi akan memberikan manfaat yang besar sekali dan dapat meluaskan cakrawala serta pengetahuan terutama yang berhubungan antar manusia.Seandainya kita kaitkan dengan dunia teknologi modern sekarang, masih sangat relevan, misalnya menyangkut hubungan bisnis dan kemitraan, persahabatan, percintaan serta perjodohan.
Manfaat memperlajari rahasia wajah dengan fisiognomi adalah :
1. Dapat mengenal lebih baik diri sendiri.
2. Lebih memahami secara mendalam kepribadian orang lain.
3, Sangat menghargai makna kehidupan, persaudaraan, dan persahabatan.
4. Dapat menganalisis bermacam watak dan sifat orang lain yang kita ajak bicara.
5. Bisa berguna untuk memprediksi kejadian masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang.
Konsep analisis raut wajah dalam ilmu fisiognomi meliputi:
1. Anatomi dan struktur tengkorak kepala.
2. Bentuk dan susunan rambut.
3. Anatomi dan bentuk dahi.
4. Anatomi dan bentuk tulang pipi.
5. Anatomi dan bentuk tulang rahang.
6. Letak dan bentuk telinga.
7. Letak dan bentuk alis.
8. Letak dan bentuk mata.
9. Letak dan bentuk hidung.
10. Letak dan bentuk mulut.
11. Letak dan bentuk dagu.
12. Ciri dan tanda khusus lainnya seperti luka dan tahi lalat.
Berikut bentuk wajah seseorang dan rahasianya menurut ilmu fisiognomi :
1. Bentuk wajah bulat
Bentuk wajah ini umumnya memiliki struktur tulang yang sangat kuat. Itu menunjukkan watak, aktivitas mental yang sangat kuat, tahan terhadap penyakit dan rasa percaya diri yang tinggi. Hampir semua Kaisar Cina memiliki wajah bulat. Pemilik wajah ini pada umumnya cerdas dan dapat beradaptasi dengan situasi macam apapun. Mereka dikaruniai otak jempolan. Meski cenderung sedikit malas, tapi orang dengan bentuk wajah bulat umumnya panjang umur. Orang Timur mengatakan mereka seakan tidak terburu -buru untuk mati. Wajah bulat dengan leher panjang memiliki daya tahan terhadap penyakit. Dalam bercinta mereka jujur meski terkadang keinginan erotik menjebloskan mereka dalam ketidaksetiaan.
2. Bentuk wajah Berlian
Wajah berlian memiliki dahi yang sempit, tulang pipi yang menonjol dan berdagu lancip. Itu artinya mereka hangat dan diberkahi kemauan kuat serta keberuntungan dalam karir. Sayangnya orang tipe ini cenderung egois dan kurang peduli pada moral. Wajah berlian banyak dimiliki banyak artis panggung wanita terkenal dan prajurit pemberani.
Orang Cina merasa sangat beruntung jika meninggalkan rumah untuk keperluan bisnis, bertemu dengan wanita atau pria yang memiliki wajah berlian. Jika wanita, mereka ditafsirkan bisnis akan sukses tapi nanti, dan pria, ditafsirkan bisnis akan sukses tapi segera. Orang dengan bentuk wajah seperti ini umumnya juga beruntung dalam cinta. Dikenal mempunyai daya tahan tubuh yang menakjubkan terhadap penyakit. Mereka juga ambisius tapi juga memiliki rasa humor yang baik.
Menurut penelitian, banyak pemilik wajah berlian tidak puas dengan masa kanak-kanak dan remajanya, dan hanya menemukan kebahagiaan pada paruh kedua usia mereka. Sampai akhir hayat, mereka selalu ingat kesulitan-kesulitan yang pernah dihadapi dan diatasi.
3, Bentuk waqjah persegi panjang
Wajah ini menunjukkan kreativitas, kepandaian dan penguasaan diri, tapi juga menunjukkan ketidaksetiaan. Orang Cina menyebut bentuk wajah ini seperti pohon, karena mirip dengan batang pohon. Pemiliknya umumnya orang yang suka pada introspeksi diri yang menakjubkan dan dapat mengendalikan perasaan untuk mengatasi hal atau masalah. Mereka juga kreatif dan beruntung dalam hidup. Menurut imajinasi Cina, hal ini secara simbolik diwakili oleh pohon yang pada musim semi berdaun kembali. Banyak orang dari kalangan ini mencapai sukses namun sangat terikat pada pekerjaan yang dianggap nomor satu dalam hidup, sehingga terkadang menjadi masalah di dalam kehidupan rumah tangga mereka.
4. Bentuk wajah persegi
Pemilik wajah ini umumnya punya karakter stabil, jujur dan seimbang. Mereka adalah orang-orang yang biasa membuat kepuasan. Bisa menikah lebih dari sekali dan pecinta yang berapi-api. Wajah persegi menandakan pribadi yang peka pada persoalan umum, rasa implusif dan terkadang*keras kepala. Kalau pria, biasanya kukuh pada pendirian, mereka juga dikenal sebagai orang yang bergairah, hanya repotnya tidak setia dalam bercinta karena mudah dirayu. Murah hati juga ciri yang paling nyata. Mereka selalu menjadi teman yang baik dan setia. Mereka selalu menempatkan teman-temannya nomor satu dalam hidup, imbalannya meminta dari mereka kejujuran dan kepatuhan.
5. Bentuk wajah rahang sempi berdagi lebar
Orang Cina menghubungkan wajah ini dengan unsur bumi, karena bentuknya yang bagus dan hanya berubah sedikit oleh usia. Mereka cenderung agresif dan keras kepala. Kalau memutuskan mereka harus melihat hasilnya secepat mungkin. Mereka pun siap bertempur sampai titik darah penghabisan demi tercapainya kehendak, terutama untuk kehidupan emosional mereka. Kalau pria, sulit menjadi ayah yang sempurna karena tidak mampu bergaul dengan anak-anaknya dan cenderung tidak mengikuti pertumbuhan anaknya.
6. Bentuk wajah segitiga
Wajah ini mengungkapkan semangat yang tak kenal lelah, ditambah meluap, otak cerdas dan sensual. Mereka biasanya ambisius dan cenderung menonjolkan diri. Banyak penggoda hebat dalam sejarah seperti Mary Tudor dan Elizabeth dari Austria termasuk golongan ini, juga artis Merlene Dietrich, Pier Angeli dan Elizabeth Taylor. Umumnya tipe ini sering tidak bahagia dalam kehidupan cinta.
Mereka cenderung meninggalkan keluarga untuk menuruti dorongan hati. Dalam beberapa kasus, konflik jiwa kerap mempengaruhi perilaku mereka. Saat tertarik pada pengalaman baru dan terpesona oleh hubungan mesra pada lawan jenis, mereka dapat menentang keputusan mereka untuk melakukan perjalanan, pindah kerja atau lari dari rutinitas keseharian yang dianggap sebagai pengganggu.
7. Bentuk wajah dahi lebar dengan dagu persegi
Mereka umumnya memiliki daya hidup yang kuat, gigih, tapi sulit berpikir positif. Suka mencari perhatian dan meraih keuntungan dari setiap kesempatan yang diberikan oleh hidup. Hidup mereka dipenuhi kegiatan dan penantian. Ramah, tapi sulit dijadikan teman. Selalu tegang dan kurang spontanitas. Sangat hebat dalam bercinta, tapi mau enak sendiri. Karena itu mereka tidak ragu-ragu memutuskan hubungan, jika dianggap mengganggu karir atau posisi sosial.
Punya perhatian besar pada prestasi fisik. Banyak penerjun dan pembalap punya wajah tipe ini. Karena tidak suka buang waktu untuk tujuan sepele, akibatnya mereka sering tampak tidak tertarik pada sesuatu.
Mereka umumnya dikaruniai umur panjang, seakan-akan mereka menjaga energi untuk tujuan-tujuan penting. Mereka pandai berbicara, tenang namun bisa berubah keras kepala.
8. Bentuk wajah dengan tonjolan tulang pipi
Mutu utama pemilik wajah dengan tulang pipi menonjol adalah watak yang kuat, tekun, energi mental serta kemampuan bangkit dari kejatuhan. Kesalahan mereka biasanya berasal dari diri sendiri. Orang dengan tipe wajah ini sering menjadi pemimpin, namun kerap juga muncul di kalangan petualang-petualang yang kurang baik atau seperti penjahat dan mata-mata.
SUMBER : http://churindoc.blogspot.com/2012/11/ilmu-psikologi-membaca-karakter.html
PHOBIA
PHOBIA
Phobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu
hal yang seringkali tidak beralasan dan tidak berdasar pada kenyataan. Istilah
“phobia” berasal dari kata “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang
sifatnya tidak rasional; yang dirasakan dan dialami oleh sesorang. Phobia
merupakan suatu gangguan yang ditandai oleh ketakutan yang menetap dan tidak
rasional terhadap suatu obyek atau situasi tertentu.
Phobia bisa
menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan
takut seorang pengidap Phobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut
sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya. Ada perbedaan “bahasa”
antara pengamat phobia dengan seorang pengidap phobia. Pengamat phobia
menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap phobia biasanya
menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan
besar, takut dengan hewan kecil seperti KECOA atau CECAK. Sementara dibayangan
mental seorang pengidap phobia subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar,
berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan.
Phobia merupakan suatu mekanisme pelarian diri dari
konflik-konflik bathiniah dari jiwa seseorang. Mungkin ada sekitar 80 atau
bahkan 100 macam phobia yang dikenal orang sekarang. Phobia- phobia itu
menyebabkan timbulnya ketakutan yang absurd dan tak masuk akal. Biasanya
phobia-phobia tersebut berhubungan dengan pengalaman-pengalaman yang terpendam,
yang ditekan dalam-dalam dan dilupakan.
Phobia-phobia itu dipandang sebagai emosi-emosi substitusi dan
seringkali disebut neurosis yang ditekan (repressed
neuroses). Ketakutan itu menimbulkan sesuatu hal yang tak
menyenangkan dan telah ditekan dalam lubuk jiwa kita. Dengan kata lain phobia
itu punya fungsi tertentu, yakni menyembunyikan
atau mengalihkan suatu
rasa takut yang seluruhnya berbeda yaitu rasa takut yang pernah sangat
menyakitkan kesadaran kita. Jadi phobia merupakan suatu pelarian diri dari sejumlah konflik psikis dari dalam diri
kita. Rasa takut akan guruh dan halilintar mungkin dapat menunjukkan adanya
ketakutan pada suara ayah yang galak dan suka marah-marah.
Ketakutan-ketakutan atau distorsi emosional itu dapat
ditelusuri kembali kedalam pengalaman-pengalaman semasa kecil kita yang telah
terpendam. Pengalaman-pengalaman yang ditekan ini menimbulkan kecemasan kronis
dan tekanan batin yang hebat. Kecemasan tersebut disalurkan melalui
saluran-saluran fisik dan pada waktunya nanti akan semakin memperburuk phobianya. Jika sudah terjadi
seperti itu maka ‘lingkaran setan’ terus muncul tanpa berkesudahan.Yang akhirnya
akan terus menerus membuat ‘sakit’.
Sesederhana apa pun, jangan anggap remeh phobia. Karena tidak
cuma akan mengganggu aktivitas dan kehidupan sosial, tapi phobia juga bisa
membahayakan jantung! Serangan jantung dan stroke bisa datang karena cemas
berlebihan dan jantung yang berdebar-debar terlalu sering..
Jenis-jenis Phobia
Walaupun ada
ratusan macam phobia tetapi pada dasarnya phobia-phobia tersebut merupakan
bagian dari 3 jenis phobia, yang menurut buku DSM-IV (Diagnostic and
Statistical Manual for Mental Disorder IV) ketiga jenis phobia itu adalah:
1. Phobia
sederhana atau spesifik ( Phobia terhadap suatu obyek / keadaan tertentu )
seperti pada binatang, tempat tertutup, ketinggian, dan lain lain.
2. Phobia sosial
( Phobia terhadap pemaparan situasi social ) seperti takut jadi pusat
perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat-tempat ramai.
3.
Phobia
kompleks ( Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di
kendaraan umum / mall ) orang seperti ini bisa saja takut keluar rumah.
Penyebab Phobia
Phobia dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Pada
umumnya phobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau
pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya
kemudian ditekan ke dalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa kecil
dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia.
Pada kasus phobia yang lebih parah, gejala anxiety
neurosa menyertai penderita tersebut. Si penderita akan terus menerus dalam
keadaan phobia walaupun tidak ada rangsangan yang spesifik. Selalu ada saja
yang membuat phobia-nya timbul kembali, misalnya thanatophobia ( takut mati ),
dll.
Ada beberapa teknik
Untuk penyembuhan phobia diantaranya adalah sbb:
1. Hypnotheraphy : Penderita
phobia diberi sugesti-sugesti untuk menghilangkan phobia. Yang
dilakukan hipnoterapi untuk mengatasi phobia adalah dengan mengkondisikan
gelombang otak klien pada gelombang alfa atau theta dan menjaganya pada
gelombang tersebut. Ketika klien berada pada gelombang alfa atau theta, maka
semua memori yang pernah terjadi pada diri klien mulai dari janin sampai dia
dewasa dapat diakses atau diingat kembali. Betul, itulah kehebatan pikiran
bawah sadar kita yang mampu merekam semua kejadian/peristiwa yang pernah kita
alami.
Dengan
begitu
kita dapat mengetahui kapan pertama kali klien mengalami
kejadian yang membuatnya phobia. Dengan mengetahui pemicu
pertamakalinya
klien mengalami phobia, maka hal ini
dapat diatasi dengan mudah. Jadi jelas, bahwa hipnoterapi
membantu untuk membebaskan dari belenggu phobia
yang telah mengganggu dengan cara yang AMAN
dan ALAMI.
2. Flooding : Exposure Treatment yang ekstrim. Si penderita phobia
yang ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalam ruangan dengan beberapa
ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi.
3. Desentisisasi
Sistematis: Dilakukan exposure bersifat ringan. Si penderita phobia yang takut
akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang
indah dimana si penderita didatangi oleh anjing-anjing lucu dan jinak.
4. Abreaksi: Si penderita
phobia yang takut pada anjing dibiasakan terlebih dahulu untuk melihat gambar
atau film tentang anjing, bila sudah dapat tenang baru kemudian dilanjutkan
dengan melihat objek yang sesungguhnya dari jauh dan semakin dekat
perlahan-lahan. Bila tidak ada halangan maka dapat dilanjutkan dengan memegang
anjing dan bila phobia-nya hilang mereka akan dapat bermain-main dengan anjing.
Memang sih bila phobia yang dikarenakan pengalaman traumatis lebih sulit
dihilangkan.
5. Reframing: Penderita
phobia disuruh membayangkan kembali menuju masa lampau dimana permulaannya si
penderita mengalami phobia, ditempat itu dibentuk suatu manusia baru yang tidak
takut lagi pada phobia-nya.SUMBER : http://berandapsikologi.blogspot.com/2012/09/phobia.html
Langganan:
Postingan (Atom)
